Detail Cantuman Kembali

XML

redesign sistem pondasi mesin induk dan pengaruhnya terhadap sistem propulsi pada kapal layar motor pesona perdana


Pinisi adalah kapal layar motor tradisional khas Sulawesi Selatan, yang berasal dari Suku Bugis-Makassar, kapal ini umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua didepan, dan dua dibelakang. Akhir-akhir ini kapal pinisi banyak dibangun dan digunakan sebagai kapal wisata dengan tujuan mengunjungi pulau kecil nusantara dengan kecepatan kapal lebih cepat disbanding tujuan awalnya dengan kecepatan kurang lebih 8 knot, hal tersebut tentunya bergantung pada sistem propulsi yang digunakan. Namun yang terjadi pada sistem propulsi kapal layar motor tipe pinisi Pesona Perdana di Perak Surabaya, terjadi bengkok hingga patah karena tidak adanya penyangga poros sehingga dapat menyebabkan misaligment. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukanredesign sistem pondasi mesin untuk mengetahui nilai kekuatannya. Berdasarkan hasil analisa didapatkan sebagai berikut: (1) nilai von misses stress model pondasi mesin 88,29 MPa. (2) nilai Maximumstrain model pondasi mesin 0,000367425 ul. (3) nilai displacement 0,118569, dengan tebal plat atas = 16 mm, lebar plat atas = 215 mm, tebal pemikul membujur = 9 mm dan engine girder = 9,664 mm sesuai klas BKI.
622.20.15 Moc r
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2020
Surabaya
x, 51 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...